Quiet Luxury: Gaya Hidup Mewah Tanpa Pamer
Di era sekarang, banyak orang mulai meninggalkan gaya hidup penuh logo dan branding mencolok. Dulu, kalau mau kelihatan kaya, orang-orang pakai tas dengan logo besar atau outfit dengan nama brand terpampang jelas. Tapi sekarang, tren mulai berubah. Orang-orang yang benar-benar punya uang justru memilih tampilan yang lebih understated alias nggak berlebihan.
Gaya hidup quiet luxury bukan cuma soal fashion, tapi juga tentang cara hidup yang lebih tenang, nyaman, dan berkelas tanpa perlu membuktikan apa pun ke orang lain. Konsep ini banyak diadopsi oleh kalangan atas yang lebih menghargai kualitas dibanding sekadar status sosial.
Kalau kamu penasaran tentang tren ini dan ingin mencoba menerapkannya, yuk kita bahas lebih dalam!
Apa Itu Quiet Luxury?
Quiet luxury adalah gaya hidup yang mengutamakan kualitas tanpa harus terlihat mencolok. Dalam dunia fashion, konsep ini berarti menggunakan pakaian atau aksesori berkualitas tinggi tanpa logo besar atau branding yang menonjol.
Namun, quiet luxury bukan cuma soal pakaian. Ini juga bisa diterapkan dalam banyak aspek kehidupan, seperti memilih barang sehari-hari, pola konsumsi, bahkan cara berbicara dan bersikap.
Konsep ini bertentangan dengan loud luxury, yaitu kemewahan yang pamer dan penuh simbol status. Orang yang memilih quiet luxury lebih suka membiarkan kualitas barangnya berbicara sendiri tanpa harus menarik perhatian orang lain dengan logo besar atau desain yang berlebihan.
Ciri-Ciri Quiet Luxury
Kalau kamu ingin mengenali atau menerapkan quiet luxury, berikut beberapa ciri khasnya:
- Kualitas di Atas Kuantitas
Orang yang mengadopsi gaya hidup ini lebih memilih sedikit barang tapi dengan kualitas terbaik, daripada memiliki banyak barang dengan kualitas biasa-biasa saja.
- Desain Minimalis dan Timeless
Barang-barang dalam kategori quiet luxury biasanya punya desain simpel, warna netral, dan potongan yang klasik. Gaya ini nggak lekang oleh waktu dan tetap terlihat bagus meskipun sudah bertahun-tahun.
- Tanpa Logo Besar atau Branding Mencolok
Poin utama dari konsep ini adalah menghindari logo atau branding besar. Orang yang mengerti fashion bisa mengenali barang berkualitas tinggi tanpa harus melihat mereknya.
- Kenyamanan dan Fungsionalitas Lebih Penting
Selain estetika, barang-barang dalam konsep quiet luxury juga harus nyaman dan fungsional. Nggak ada gunanya barang mahal kalau nggak nyaman dipakai atau cepat rusak.
- Lebih ke Kualitas Hidup Secara Keseluruhan
Quiet luxury bukan cuma soal pakaian dan barang, tapi juga cara hidup. Orang yang menerapkannya biasanya lebih menghargai pengalaman dibanding sekadar kepemilikan barang mewah.
Sejarah dan Perkembangan Quiet Luxury
Meskipun istilah ini baru populer beberapa tahun terakhir, konsepnya sebenarnya sudah lama ada. Di Eropa, keluarga bangsawan dan orang kaya sejak dulu sudah menerapkan gaya ini. Mereka memakai pakaian berkualitas tinggi yang tahan lama tanpa perlu menonjolkan mereknya.
Beberapa merek fashion yang dikenal mengusung quiet luxury antara lain:
Loro Piana – Brand asal Italia yang terkenal dengan kain kasmir dan wol premium.
- The Row – Merek dari Mary-Kate dan Ashley Olsen yang mengusung desain minimalis dan eksklusif.
- Brunello Cucinelli – Brand Italia yang menekankan pada kualitas tinggi tanpa logo mencolok.
- Bottega Veneta – Dikenal dengan tas mewah tanpa logo besar.
Selain itu, serial TV seperti Succession ikut mempopulerkan gaya ini. Karakter-karakter di dalamnya selalu tampil rapi, berkelas, dan mahal, tapi tanpa logo-brand yang terlihat jelas.
Kenapa Quiet Luxury Makin Populer?
Ada beberapa alasan kenapa tren ini semakin diminati, terutama oleh orang kaya dan profesional muda:
- Kebosanan dengan Tren Cepat
Mode cepat (fast fashion) membuat tren berubah dengan cepat. Banyak orang mulai sadar kalau mengikuti tren terus-menerus melelahkan dan boros. Quiet luxury menawarkan solusi: pakaian yang tetap keren dan relevan meskipun dipakai bertahun-tahun.
- Tampilan Eksklusif dan Elegan
Barang yang tidak terlalu mencolok justru lebih terlihat eksklusif. Hanya orang-orang tertentu yang bisa mengenali kualitasnya, dan itu yang membuatnya lebih istimewa.
- Lebih Ramah Lingkungan
Daripada membeli banyak barang yang cepat rusak dan akhirnya dibuang, orang lebih memilih membeli barang berkualitas tinggi yang bisa bertahan lama. Ini lebih ramah lingkungan dan mengurangi konsumsi berlebihan.
- Menghindari Pamer Berlebihan
Banyak orang kaya sekarang lebih suka menjaga privasi mereka. Mereka nggak mau terlalu menonjol di media sosial atau di kehidupan sehari-hari, sehingga memilih tampilan yang lebih understated.
Cara Menerapkan Quiet Luxury dalam Kehidupan Sehari-hari
Buat kamu yang tertarik mencoba gaya hidup ini, nggak perlu langsung beli barang mahal. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kamu lakukan:
- Pilih Barang Berkualitas
Mulailah dengan membeli barang yang benar-benar tahan lama. Misalnya, sepatu kulit asli yang bisa bertahan bertahun-tahun daripada sneakers murah yang cepat rusak.
- Gunakan Warna Netral dan Klasik
Warna-warna seperti hitam, putih, abu-abu, beige, dan navy lebih mudah dipadukan dan nggak pernah ketinggalan zaman.
- Hindari Barang dengan Logo Besar
Coba cari pakaian atau aksesori yang nggak punya logo mencolok. Fokuslah pada kualitas bahan dan desainnya.
- Utamakan Kenyamanan
Jangan hanya beli barang karena namanya terkenal, tapi pastikan juga nyaman dipakai.
- Investasi pada Pengalaman
Daripada menghabiskan uang untuk belanja impulsif, lebih baik digunakan untuk pengalaman berharga seperti traveling, kuliner, atau menikmati seni.
Brand dan Tokoh yang Mengusung Quiet Luxury
Beberapa tokoh terkenal yang menerapkan gaya ini antara lain:
- Gwyneth Paltrow – Aktris yang dikenal dengan gaya minimalis dan elegan.
- Kate Middleton – Selalu tampil anggun tanpa perlu pamer logo.
- Zendaya – Salah satu ikon fashion yang sering memakai pakaian dengan desain simpel tapi eksklusif.
Kesimpulan
Quiet luxury adalah tren yang menekankan pada kualitas, bukan sekadar status sosial. Ini adalah cara hidup yang lebih tenang, eksklusif, dan tahan lama tanpa perlu membuktikan apa pun ke orang lain.
Kalau kamu ingin mencoba gaya ini, mulailah dengan memilih barang berkualitas, menghindari branding mencolok, dan lebih fokus pada kenyamanan serta fungsionalitas. Dengan begitu, kamu bisa tampil mewah dengan cara yang lebih elegan dan berkelas.